logo_koni.png
make_IT_fair_logo.jpg

Layanan Konsultasi

Sekretariata.hoslih
Adm Caborden_demas
Adm Umumithi_one
Websitelovemusic01
 


Statistics

Visitors: 312642
We have 7 guests online

Related link

Polling Online

Setujukah anda dengan dibangunya Gelora BUNG TOMO / SSC
 

Berita Porprov

Awal kemenangan Catur Putri -
Dalam pertandingan pertama hari ini Senin (5/10) catur putri surabaya memperoleh 2 kemenangan atas nama Fitri nan Nidya, sisanya harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.

Meski begitu optimisme tak pernah pupus, sebab kesempatan masih terbuka luas karena di babak pertama kebetulan duta Surabaya langsung ketemu lawan tangguh, sedang 7 babak selanjutnya kekuatan relative seimbang.




Bulutangkis Lolos Delapan Besar -
Tim Bulutangkis Beregu Putra Surabaya tidak mengalami kendala dalam melakoni dua laga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) II Malang yang dimulai Minggu, 5/10.kemarin.
 
Tim Putra Surabaya yang turun di grup A berhasil mencundangi lawan-lawannya dengan sekor fantastik.  Pada laga pertama yang berlangsung Minggu 4/10 di GOR Master, anak didik Nur Subagio tersebut mampu menggulung Kabupaten Pasuruan dengan skor 5-0.  
 



Renang Uji Coba Kolam -
Tim renang Surabaya akan berlomba Selasa (6/10). Namun persiapan untuk memulai lomba telah dilakukan dengan mencoba kolam renang Gajayana, Senin pagi. Persiapan tersebut selain dalam rangka penyesuaian suhu udara setempat juga dimanfaatkan para atlet renang Surabaya untuk latihan bersama guna menjaga stamina dan kekompakan tim.

“Kita ini adalah satu tim, jadi harus saling menjaga agar tetap kompak.. Latihan ringan harus benar-benar kita manfaatkan,” ujar Juniarno Djoko Purwanto di sela-sela latihan di kolam renang Gajayana. Menurut Purwanto, setelah masa rehat jelang keberangkatan, baru kali ini anak didiknya dapat berlatih bersama lagi. Sementara perlombaan renang sendiri baru akan dimulai 8-9 Oktober. Dan masa kosong tiga hari ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh para atlet Surabaya dalam rangka menyesuaikan suhu, cuaca dan arena lomba.




Basket Putra Ungguli Kota Probolinggo -
Ekspresi gembira tidak dapat disembunyikan tim basket putra Surabaya usai melakoni laga perdana babak kualifikasi di grup A. pada Pekan Olahraga Provinsi yang berlangsung di GOR Bima Sakti Malang Minggu (4/10).
 
Tim putra Surabaya yang diarsiteki Wahyu Budi berhasil menundukkan tim Basket kota Probolinggo dengan angka dramatis. Tim yang dimotori Adit dan kawan-kawan ini berhasil mengalahkan Kota Probolinggo dengan skor 54-46. dalam waktu 40 menit.
 



Galang Turun Juga -
Pecatur putra andalan emas Kota Surabaya untuk nomor klasik perorangan, Galang Rambu Anarki akhirnya turun juga di gelanggang Porprov II Jatim di Malang.
           
Awalnya dia sempat membuat awak catur dan KONI Surabaya ketar-ketir. Menjelang lebaran, Galang mengalami kecelakaan. Untungnya beberapa hari jelang keberangkatan tim ke Malang kondisi kesehatanya dinyatakan layak tanding oleh tim dokter.
 



Tenis Meja Medali Perak -
Cabang olahraga tennis meja menjadi cabang olahraga pertama yang menyumbangkan medali bagi kontingen Surabaya . Melalui kategori beregu, tim asuhan Heri Soesanto tersebut menyumbangkan satu medali perak dan satu medali perunggu. Medali perak disumbangkan tim beregu putra, sementara medali perunggu disumbangkan oleh tim putri. Dalam babak final yang berlangsung (Senin,5/10) di GOR Universitas Manchung Malang, tim putra Surabaya harus mengakui keunggulan Kota Kediri dengan skor 0 – 3.
Sedangkan tim putri harus puas berada di peringkat ketiga bersama Magetan setelah di babak semifinal dikalahkan oleh tim Pacitan dengan skor 2 – 3. Urutan pertama baik putra maupun putri diraih oleh tim Kota Kediri.
 



Wasit Rugikan Tim Surabaya -
Tim sepakbola Surabaya hanya mampu bermain imbang saat berhadapan dengan tim Porprov Kabupaten Malang. Skor imbang ini membuat Fandi Eko Utomo dkk harus menang saat menghadapi Jombang Selasa (6/10). Pertandingan tim Porprov Surabaya dengan Kabupaten Malang berkesudahan 3-3, namun hasil ini tidak cukup memuaskan kubu Surabaya yang dikomandoi Fandi Eko Utomo. Pasalnya jalannya pertandingan dikuasai tim Surabaya, bahkan sempat unggul 3-2 sebelum wasit asal Pasuruan memberikan penalti.




Voli Putri Petik Kemenangan -
Tim Bola Voli putra Surabaya harus mengakui keunggulan tim voli Kabupaten Tuban. Dalam laga pertama di Pekan Olahraga Provinsi di GOR Unmu Malang, Minggu (4/10), kalah 3-0.
 
Hasil ini memperberat langkah Surabaya untuk melaju kebabak berikutnya, dan harus berjuang mati-matian saat melakoni pertandingan kedua lawan tim putra Tulungagung agar bisa lolos ke babak selanjutnya.


Catur Putri Lebih Beruntung -
Di pertandingan babak kedua yang berakhir Senin sore (5/10) di ITN Malang,  tim catur putri Surabaya lebih beruntung dibanding putranya. Berdeda dengan pertandingan babak pertama yang berlangsung pada pagi harinya kelompok putri hanya membukukan kemenangan atas nama Fitri dan Nadya saja, sedang tiga lainnya kalah. Kali ini putranya, tiga menang satu remis dan satu draw satu kalah.

Justru di babak kedua kondisi keberuntungan berpihak pada kelompok putri. Kali ini dari lima atlet yang turun, empat di antaranya memperoleh kemenangan. Mereka adalah Nadya, Tiara, Fitri dan Ayu. Kali ini justru berbalik kelompok putra yang hanya menang dua, atas nama Faisal dan Yopi.




Basket Putri Menang Lagi -
Sukses menggulung tim Magetan 78-21 di laga pertama, tim Basket putri Kota Surabaya kembali menuai hasil manis pada laga kedua di Pekan Olahraga Provinsi II.  Senin (5/10) di GOR Bima Sakti, Sumiati dan kawan-kawan berhasil menundukkan tim kuat asal Madiun dengan empat bola, 69-61. Hasil tersebut akan mempermudah lanhgkah putri Surabaya untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.
 



Menpora Buka Porprov II Jatim -
Menteri Pemuda dan Olahraga DR. Adyaksa Dault membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Jatim di Gedung Olahraga Arok, Malang, Senin (5/10). Dalam Kesempatan tersebut hadir pula Gubernur Jawa Timur DR. Soekarwo, Ketua Umum KONI Jatim Imam Utomo, perwakilan KONI pusat dan Wali Kota Malang Peni Suparto.

Imam Utomo selaku Ketua Umum KONI Jatim berharap agar ajang olahraga dua tahunan ini benar-benar menjadi ajang sportivitas. Karena event ini merupakan ajang pembinaan bagi atlet muda. Mantan Gubernur Jatim tersebut menjanjikan para juara Porprov akan masuk Puslatda, yang pada akhirnya diproyeksikan sebagai duta PON Jatim.




Diawali Recurve -

Mengawali pertandingan dihari pertamanya, Selasa (7/10), cabang olahraga panahan yang berlangsung di lapangan Bela Negara  ditandai dengan nomor recurve. Untuk putra menurunkan 4 atlet atas nama Aditya Wahyu, Yoke Rizaldi, Eko darmawan dan Rivaldi Ananda. Mereka menyelesaikan babak penyisihan dari pagi hingga pukul 12.00 WIB. Sedang final berlangsung pada sore hari. Dari keempat atlet yang diturunkan tersebut skor sementara masih belum ada yang masuk 3 besar, namun nilainya berhimpitan. Kecuali pemimpin sementara dari Bojonegoro yang pengumpulan nilainya tertinggi.



Panjat Tebing Masih Perunggu -

Cabang olahraga panjat tebing masih menyumbangkan satu medali perunggu bagi kontingen Surabaya. Medali tersebut disumbangkan oleh Laila Diana Elsa di nomor speed putri. Pada pertandingan perdana yang berlangsung Selasa siang (6/10) di Lapangan Rampal tersebut, Laila harus mengakui keunggulan Nanda Dea Cahyaningtyas dari Lamongan di babak semifinal dengan selisih waktu 5.83 detik.

Catatan yang diperoleh Laila adalah 37.67 detik, sedangkan Nanda 31.84. Medali emas diraih oleh Nanda, sedangkan medali perak diraih oleh Fifi Anggraini dari Sidoarjo. Sayangnya prestasi Laila di kategori speed tidak diikuti oleh atlet putra Surabaya. Danes Devrian dan Ameru Syaifudin yang menjadi wakil Surabaya harus terhenti langkahnya di perempat final.



Gregorias Raih Emas Pertama Bagi Surabaya. -
Gulat menjadi cabor pertama yang menyumbang medali bagi kontingen Kota Surabaya. Hasil manis tersebut didapat setelah pegulat kota pahlawan M. Yasser Gregorias berhasil menjadi yang terbaik di kelas 96 kg. Dalam pertandingan yang digelar di Gedung Sasana Krida Universitas Negeri Malang pada Selasa (6/10) tersebut, Gregorias berhasil mendapat nilai tertinggi 12 poin dengan empat kali kemenangan.

Peringkat kedua diraih pegulat Aan dari Kabupaten Malang dengan raihan poin 18 dari tiga kali kemenangan. Pertandingan tersebut dilakukan dengan sistim setengah kompetisi yang mempertemukan lima pegulat dari lima daerah diantaranya Malang, Sidoarjo, Tulungagung, Jember dan Surabaya. ”Kemenangan yang diraih Yasser memang sudah diprediksi sejak awal. Hingga saat ini Yasser masih yang terbaik di kelasnya. Dengan hasil ini kita yakin semakin dapat melebihi target,” ujar Endy Surjawan Sekretaris Pengkot PGSI Surabaya.

           


Takraw Putri Gagal -
Pil pahit harus dirasakan tim Sepak Takraw putri Surabaya. Dalam tiga laga di hari petama di GOR II Universitas negeri Malang, Senin (5/10) tim besutan Suparni ini gagal. Di pertandingan pertama saat bertemu Kediri, Surabaya memang berhasil menang 2-0 (42-26). Namun di laga kedua dan ketiga sukses tersebut tidak dapat dipertahankan ketika melawan kandidat juara Blitar dan trenggalek.

Di laga Kedua saat meladeni Trenggalek, Surabaya yang diperkuat tiga pemain andalnya Kristin  yang berposisi sebagai (tekong), Bunga (apit kiri), Ocha (apit kanan) dan Ani (cadangan) di nomor inter beregu putri tidak mampu berbuat banyak. Mereka dipaksa menyerah oleh atlet Trenggalek dengan sekor 2-0.



Info selengkapnya

Atlet Berprestasi
Ingin Jadi Dokter GiGi Print E-mail
Written by Badarudin   
Thursday, 15 July 2010
Salah satu perenang kebanggaan Kota Surabaya yang kini menghuni Puslatcab, Nugky Dyah Prastuti selain ingin mengejar prestasi juga bercita-cita menjadi seorang dokter gigi.

Perenang junior yang tergabung dalam klub ESG Surabaya ini, merupakan salah satu aset berharga yang dimiliki Kota Pahlawan ini. Usai perhelatan akbar Kejuaraan antar cabang renang beberapa waktu lalu, namanya mulai bersinar dan diperhitungkan.

Read more...
 
Ricky Ingin Gapai Dunia Print E-mail
Written by Dwi Retno   
Friday, 12 February 2010

Remaja kelahiran Surabaya 28 Desember 1991 ini boleh dibilang sebagai pebulutangkis potensial yang dimiliki Surabaya. Ini dibuktikan dengan torehan prestasinya baik di kejuaraan tingkat daerah, nasional bahkan internasional.

Ricky, begitu ia akrab disapa, merupakan pebulutangkis spesialisasi nomor ganda yakni ganda putra dan ganda campuran. Prestasi nasional yang pernah diraih oleh putra pasangan Bambang Adiwiyono dan Maria Runiati ini di antaranya menjuarai kejuaraan bulutangkis Sirkuit Nasional di Bandung dan Sirkuit Nasional di Bali pada tahun 2009 lalu.

Kedua gelar tersebut dia raih melalui ganda putra berpasangan rekan satu klubnya, I Komang Sandy dan ganda campuran berpasangan dengan Devi Tika dari Mutiara Bandung.

 

Remaja yang tahun ini baru akan memasuki usia 19 tahun tersebut, mengaku bahwa dirinya mengenal bulutangkis sejak umur 6 tahun. Waktu itu ia diajak ayahnya yang juga mencintai olahraga ini bermain di klub Djarum Surabaya. Saat itu juga dia langsung tertarik untuk mencoba ikut bermain bulutangkis dan kemudian berlatih di klub Djarum Surabaya.

Dua tahun berselang, dia masuk dan mulai serius menekuni olahraga bulutangkis di klub Hi-Qua WIMA di bawah asuhan Ferry Stewart dan Felix Antonius hingga saat ini. Bakat dan prestasinya di bulutangkis yang cukup baik, membuat pelatih menyarankan dia untuk mengikuti tes di Singapura.

Setelah dinyatakan lolos seleksi ia dipercaya menjadi tim di Pelatnas Singapura saat usianya 14 tahun. Selama menjadi atlet Pelatnas di Singapura, ia banyak menorehkan prestasi gemilang di nomor spesialisasinya ganda putra. Salah satu di antaranya, menjuarai Australia Challenge pada tahun 2007 bersama pasangan gandanya, Chayut.

Tahun 2008 dia memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan berlatih lagi di klub yang membesarkannya, Hi-Qua WIMA. Naturalisasi menjadi warga negara Singapura yang membuatnya memutuskan untuk tidak lagi membawa nama Singapura di berbagai kejuaraan.

 

Lepas dari Pelatnas Singapura, tidak membuatnya patah arang untuk terus berprestasi. Pada tahun 2009 lalu, ia berhasil meraih gelar juara bersama Devi Tika (Mutiara Bandung) lewat nomor ganda campuran dalam kejuaraan Indonesia Challenge yang berlangsung di Jakarta pada 3 – 8 Agustus 2009. Pada Singapore Challenge 2009, ia bersama I Komang Sandy behasil meraih medali perunggu di nomor ganda putra. Ia juga terpilih menjadi tim puslatda bulutangkis Jatim untuk PON 2012 di Riau.

 

Selain itu, remaja rendah hati yang bercita-cita menjadi pebulutangkis top dunia ini terpilih untuk membawa nama Jawa Timur dalam ajang Kejuaraan Nasional (kejurnas) 2009 yang berlangsung pada 26 – 30 Januari lalu.

Berpasangan dengan salah satu ganda putra terbaik Indonesia Alvent Yulianto, dia meraih medali perunggu. Di babak semifinal kejurnas Dia dan Alvent bertemu dengan ganda putra peringkat dua dunia (versi BWF) dan peraih medali emas Olimpiade Beijing, Markis Kido/Hendra Setiawan. Meski harus kalah dalam pertandingan straight set 17 - 21 dan 21 – 23, namun perlawanan yang dia bersama seniornya Alvent tunjukkan layaknya pebulutangkis tingkat dunia.

 
Bakatnya Ditemukan Pengurus Perserosi Print E-mail
Written by Badarudin   
Monday, 30 November 2009
ari pertama belajar yakni empat tahun silam Kenny Dion Alim selalu berhasil finis di urutan pertama.Ttak mengherankan bila salah satu pengurus Perserosi mengajakanya untuk bergabung dan berlatih sepatu roda. Kini ia menjadi salah satu atlet pemula penghuni Puslatcab

Kenny Dion Alim lahir 18 Juli 2001, merupakan atlet cilik berprestasi binaan Puslatcab Sepatu Roda Surabaya juara dalam perlombaan sepatu roda Piala KONI VI yang digelar di pangan Kodam V Brawijaya.. Ia berhasil mendapat juara dinomor 500 m dan 5000 m speed.

Sebelumnya pada kejuaraan yang sama di tahun 2008 lalu, Dion begitu panggilan akrabnya, juga membawa dua medali emas di nomor yang sama 500 m dan 5000 m putra. Prestasi ini cukup mengagumkan mengingat dirinya baru berumur delapan tahun empat bulan.

Prestasi putra ketiga dari tiga bersaudara ini memang perlu mendapat perhatian dan apresiasi, mengingat ia merupakan telenta cilik yang merupakan produk dari program pusat latihan cabang olahraga yang digalakkan KONI Surabaya selama enam tahun belakangan ini.

Read more...
 
Ingin Berlaga di Arena Internasional Print E-mail
Written by Badarudin   
Saturday, 28 November 2009
Sempat takut untuk turun ke kolam renang, namun berkat kesabaran dan bimbingan sang ayah, kini Abdu Fitrani I menjadi salah satu atlet renang harapan dan calon bintang Surabaya  Klub yang manaunginya pun merupakan salah satu klub yang punya tradisi mencetak atlet-atlet hebat yakni klub Hiu.
 
Bocah yang tergolong masih belia ini menjadi juara di berbagai event yang diikutinya. Terakhir ia menjadi yang terbaik di kelasnya pada Piala KONI. Dalam event tahunan yang digelar Pengkot PRSI Surabaya tersebut, bocah kelahiran 20 Januari 1999 ini merebut 7 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu. Dari perorangan merebut 6 emas dan 1 perunggu, sedangkan dari beregu berhasil menyumbangkan 1 emas dan 1 perak.

Abdu sejak kecil dekat dengan air, di mana Kedua orang tuanya punya kedekatan dengan cabang ini. Setiap ada kejuaraan atau pun lomba kedua orangtuanya selalu terlibat teruma di bidang medis. “Saya sejak kecil memang suka main air. Ayah sama ibu sering mengajak melihat lomba. Lama-lama akhirnya tertarik,” kata Abdu.
 
“Walau suka bermain-main dengan air tapi untuk renang saya awalnya sangat takut, Setelah di TK barulah saya agak berani dan mau ikut klub,” terang Abdu Dengan giat dan disiplin latihan, kemampuannya dalam olahraga renang semakin meningkat dan catatan waktunya semakin cepat. Ia kemudian mulai sering diikutkan dalam bebagai perlombaan.
 
Menurut Abdu, hasil yang diraihnya ini berkat keseriusan dirinya dalam menjalani latihan dan mematuhi semua arahan yang diberikan pelatihnya. Selain itu juga dukungan dari keluarga, terutama sang ayah memberi motivasi bagi dirinya untuk lebih tekun lagi dalam olahraga renang ini.

Pengagum Micheal Phelps ini juga menuturkan, kelak dirinya ingin seperti Ricard Sambera dan bercita-cita dapat berlaga di arena internasional seperti SEA Games. “Saya ingin nanti ikut mengharumkan nama Indonesia di SEA Games,” ucapnya.

 
Ingin Ukir Prestasi di SEAGames 2011 Print E-mail
Written by Dwi Retno   
Friday, 06 November 2009
Membawa nama daerah maupun negara di berbagai ajang kejuaraan merupakan kebanggaan, tak terkecuali atlet puslatcab PJSI Surabaya, Desso Boy Sonyanta. Atlet kelahiran 15 Desember 1992 tersebut berhasil menyumbangkan medali emas bagi kontingen Jawa Timur pada multievent Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2009 yang digelar di Yogyakarta.
 
Ditemui di arena pertandingan, Desso -begitu dia biasa disapa- mengaku bangga dan senang bisa merebut medali emas di kelasnya (66 – 73 kg). Apalagi Popnas Jogja tahun ini merupakan kali pertama dia terjun di multievent olahraga pelajar nasional.
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Results 1 - 9 of 11
Advertisement
banner_samping.jpg
spacer.png

JADWAL PIALA KONI

JADWAL PIALA KONI 2009

Renang (PRSI)
Tempat : Kolam Renang KONI Jatim
Waktu : 24-25 Oktober 2009

Squash (PSI)
Tempat : Atlas
Waktu : 2-4 November 2009

Dayung (PODSI)
Tempat : Rolak Gunungsari
Waktu : 7-8 November 2009

PABBSI
Tempat : Jagalan 132-136
Waktu : 20 November 2009

Ski Air (PSASI)
Tempat : Wiyung
Waktu : 19-22 November 2009

Dansa (IODI)
Tempat : CITO
Waktu : 22 November 2009

Anggar (IKASI)
Tempat : SGO Jl. Dharmahusada
Waktu : 21-23 November 2009

Sofbol (Perbasasi)
Tempat : Lapangan Sofbol Dhaarmahusada
Waktu : 21 November-17 Januari(Pertandingan Sabtu, Minggu, hari besar)

Sepaktakraw (PSTI)
Tempat : Diknas Jatim
Waktu : 24-26 November 20090

Taekwondo (TI)
Tempat : ITS
Waktu : 29 November 2009

Kempo (Perkemi)
Tempat : Gelanggang Remaja Surabaya
Waktu : 29 November 2009

Sepatu Roda (Perserosi)
Tempat : Lapangan KODAM
Waktu : 29 November 2009

Bridge
Tempat : Surabaya
Waktu : 29 November 2009

Voli (PBVSI)
Tempat : GOR Hayam Wuruk
Waktu : 30 November – 6 Desember 2009

Pencak Silat (IPSI)
Tempat : Gelanggang Remaja Surabaya
Tanggal : 3-6 Desember 2009

16. Judo (PJSI)
Tempat : Dojo Judo
Waktu : 6 November 2009

17. Tenis (Pelti)
Tempat : Lapangan Tenis UPN
Waktu : 7 Desember 2009

18. Basket (Perbasi)
Tempat : -
Tanggal : Minggu I Desember 2009

19. Karate (FORKI)
Tempat : Dojo Forki, Jl. Kertajaya Indah
Tanggal : 11-13 Desember 2009

20. Balap Sepeda (ISSI)
Tempat : Unesa
Tanggal : 13 Desember 2009

21. Catur (Percasi)
Tempat : GNI Jl. Bubutan
Waktu : 6-20 Desember 2009

22. Bulutangkis (PBSI)
Tempat : GOR Sudirman Surabaya
Waktu : 15-20 November 2009

23. Menembak (Perbakin)
Tempat : Lapangan Temebak KODAM
Waktu : 4-6 Desember 2009

24. Selam (POSSI)
Tempat : Kolam Renang KONI
Waktu : 6 Desember 2009

25. BPOC
Tempat : Gedung YPAC
Waktu : 8-9 Desember 2009

26. Hoki (IHS)
Tempat : Lapangan Dharmawangsa
Waktu : 11-13 Desember 2009

27. Layar (Porlasi)
Tempat : Kenjeran
Waktu : 15-17 Desember 2009

28. Gulat (PGSI)
Tempat : Dojo DORKI Jatim
Waktu : 19-20 Desember 2009

29. Drum Band (PDBI)
Tempat : GOR Giriloka UPN
Waktu : 20 Desember 2009

30. Senam (Persani)
Tempat : ITC
Waktu : 26-27 Desember 2009

31. Panjang Tebing (FPTI)
Tempat : Komplek Gelanggang Remaja
Waktu : Minggu IV Desember 2009

© created by STIKOMP STUDENTS SI030169 dan SI03400
Website ini dikembangkan oleh BIDANG HUMAS KONI SURABAYA dan menggunakan Jos!
all right reserved by koni surabaya™ 2007
email: info[at]konisurabaya[dot]org